Labels
4 Cara Mendapatkan Ide Tulisan
Salah satu kekhawatiran terbesar penulis adalah saat tidak bisa menemukan sesuatu untuk ditulis. Alasan yang paling sering melandasi kejadia...
Cari Blog Ini
Labels
Events
Sponsor
Recent comments
Recent Comments
Laman
Cat-1
Cat-2
Cat-3
Cat-4
Latest Posts
Salah satu kekhawatiran terbesar penulis adalah saat tidak bisa menemukan sesuatu untuk ditulis. Alasan yang paling sering melandasi kejadian itu adalah karena tidak punya ide.
Padahal, banyak ide yang berlalu lalang di sekitar kita setiap hari. Setiap yang kita lihat, dengar, rasakan, merupakan sesuatu yang bisa diceritakan. Namun, seberapa peka kamu terhadap hal tersebut?
Setiap penulis memiliki cara untuk mengasah kemampuannya mendapatkan ide.
Neil Gaiman misalnya; menciptakan sendiri apa yang ingin dia tulis, bukan hanya menunggu. Jika kamu hanya duduk menanti ide besar datang, niscaya itu tak akan terjadi. Ide yang luar biasa muncul ketika kamu terbiasa mengeksekusi ide-ide yang sederhana. Untuk melatih kemampuanmu mendapatkan ide ada empat cara yang bisa kamu coba, yaitu:
1. Tulis ide apa saja yang bisa kamu pikirkan.
Tulis secara berkala dan jadikan kebiasaan rutin. Tidak perlu terlalu menimbang apakah itu ide besar atau ide sederhana. Memiliki bank ide akan sangat bermanfaat ketika kamu sedang stuck atau membutuhkan ide cepat. Dan ide lama yang belum sempat diolah, bisa jadi harta berharga di masa depan.
2. Carilah prompt untuk tulisanmu.
Prompt adalah pemicu yang bisa memancingmu menulis. Bisa berupa kata, benda, kejadian, atau apa saja. Kamu bisa meminta prompt dari temanmu atau ikut bergabung dengan komunitas menulis yang secara regular memberi prompt. Cara ini bisa mengasahmu mendapatkan ide dan mengeksekusinya dari hal-hal yang biasa atau malah tidak pernah terpikirkan olehmu.
3. Cobalah untuk mengasosiasikan dua hal yang tidak berkaitan.
Pernahkah kamu berpikir apa jadinya jika ubur-ubur dan stroberi disatukan dalam sebuah cerita? Dua hal tersebut kelihatan sangat berseberangan, tetapi jika kamu memikirkannya dengan baik, ada banyak hal yang bisa diceritakan.
4. Mengecek berita hari ini.
Koran, televisi, internet, menyediakan informasi yang sangat berlimpah dan aktual setiap harinya. Sepuluh menit membaca surat kabar bisa memberimu banyak gambaran kejadian. Lewat internet, kamu bisa mengetahui masalah yang sama di satu tempat dan lainnya bisa diselesaikan dan dihadapi dengan cara yang begitu berbeda. Juga, begitu banyak peristiwa sosial, ekonomi, budaya, hingga romansa dan keluarga yang dibahas di media setiap hari. Semua itu adalah sumber ide yang sangat kaya dan seharusnya kamu bisa memanfaatkannya dengan baik.
Keempat cara tersebut sangat mudah untuk dipraktikkan. Lakukan secara teratur agar kemampuanmu menangkap dan mengolah ide makin terasah. Biasakan membawa alat catat sehingga kamu bisa langsung mencatat ide yang terpikir olehmu.
Selamat berkarya!
- N
Bahagia terasa, jika kita dapat mengenyam pendidikan di tempat favorit, tidak jarang kita memaksakan kehendak tanpa melihat materi dan kemampuan otak. Universitas populer kian tahun kian membludak peminatnya, tingkat kesulitan persyaratan saat masuk-pun menjadi sebuah tantangan. Ini semua mesti kita tempuh jika ingin mematahkan kesuraman masa depan. Terpelajar kerap disandingkan dengan gelar, tingkat sosial atau bahkan nama belakang populer. Ini mempersempit tanggapan bahwa hanya itulah terpelajar dapat dinilai.
Padahal pada realitasnya, pengalaman merupakan guru yang dapat menjadikan personal terpelajar. Dilihat dari masa lalu negara kita, ada beberapa pendiri Indonesia bahkan tidak mengenyam bangku pendidikan sama sekali, termasuk Ki Hajar Dewantara Sang Bapak Pendidikan, yang bahkan hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ki Hajar Dewantara-nya dunia seni pun ada, dia adalah Affandi seorang pelukis (1907-1990). Memiliki nama lengkap Affandi Koesoema, dan dilatar belakangi pendidikan yang hanya mengandalkan pengalaman hidup, tidak membuat ia patah semangat. Belajar secara otodidak mampu mengantarkanya sebagai pelukis handal yang dikenal dunia internasional. Banyak pelukis Indonesia yang berlatar pendidikan lebih baik, namun belajar kepada Affandi. Banyak orang yang berlomba-lomba belajar untuk dapat masuk sekolah favorit. Meluangkan banyak waktu dengan biaya yang sedikit. Berharap cita-citanya yang konon setinggi langit itu dapat tercapai. Namun, tidak sedikit, justru sekolah yang tidak diperhitungkan sama sekali dapat melahirkan pemikir-pemikir cerdas yang bisa membanggakan bangsa. Tengok saja dua murid SMA Advent Doyo Baru, Jayapura yang menjadi buruan NASA untuk ikut meneliti gerak-gerik benda angkasa.
Walau sebagian besar jalur pendidikan semakin sulit dan rumit, murid Indonesia mampu berprestasi di kancah internasional. Ketika pendidikan kian sulit dan rumit, banyak dari mereka beralih terhadap pengalaman. Belajar dari kebiasaan keseharian, membuat mereka khatam dalam melakukan. Bayangkan jika ini berbicara tentang berkarya. Karya sendiri melingkupi banyak hal, tidak hanya melalui hal-hal formal saja. Dengan melihat dunia pendidikan dewasa ini, terasa wajar jika banyak yang memilih jalan ini. Entah konservatif atau liberal semua tergantung personalnya. Terkadang ilmu dapat membuat orang yang memakainya menyalahgunakanya. Sistem bisa saja diakali, namun seharusnya tidak merugikan orang lain. Seperti koruptor di Indonesia, nepotisme di ajang pencarian bakat, suap hanya karena takut ditilang, menikung gebetan teman, berselingkuh, itu merupakan penyalahgunaan ilmu yang didapat. Menyenangkan diri sendiri dan merugikan orang lain.
Memilih jurusan kuliah adalah hal yang cukup sulit apalagi dengan pendidikan di Indonesia yang tidak membentuk para peserta didik untuk terfokus pada bidang yang diminati. Kebanyakan masih bingung tentang apa yang akan dilakukan setelah lulus kuliah atau bingung apakah jurusan yang dipilih akan sesuai dengan jenis pekerjaan yang kita inginkan. Belum lagi bila saat ini masih belum mengetahui apa yang jadi passion sebenarnya. Untuk yang sudah menemukan passion nya pun akan menghadapi dilema bagaimana memilih jurusan yang akan sesuai dengan passion tersebut. Mungkin di daerah atau kampus yang akan dimasuki tidak memiliki jurusan yang sesuai dengan keinginan, mungkin masalah ekonomi atau kemauan orang tua tidak sesuai dengan harapan, mungkin tidak juga tidak ada jurusan yang dirasa sesuai. Tapi kamu sadar mengenyam status pendidikan tinggi di Indonesia adalah hal yang penting setidaknya begitu menurut orang tua mu dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Waktu
Passion bagi kamu adalah yang hal sangat penting dan butuh prioritas dalam mengembangkannya. Sebagian besar waktu kamu akan lebih banyak kamu curahkan untuk itu dan membuat sesuatumu juga tercurahkan. Tapi kamu harus pandai membagi waktu antara kegiatan kuliah dan passion kamu. Maka pertimbangannya adalah kamu memilih jurusan yang tidak begitu banyak menyita waktumu, setidaknya di semester awal kuliah. Atau kamu bisa memilih kampus yang menyediakan jurusan non-reguler yang mana bisa membuat kamu dapat membagi waktu dengan lebih fleksibel. Misalnya passion kamu adalah menjadi manusia nocturnal yang hanya bisa beraktivitas pada malam hari, dengan masuk jurusan non reguler kamu bisa memecahkan rekor MURI sebagai orang yang tidak pernah bangun pagi selama puluhan tahun.
Motivasi
Temukan hal-hal yang dapat menjadi motivasi untuk kamu dalam menjalani kegiatan kuliah. Apa saja, bisa pacar, bisa teman, bisa teman rasa pacar, atau pacar rasa pedas.
Tanggung Jawab
Setelah kamu memutuskan untuk memilih jurusan kuliah, kamu harus bertanggung jawab untuk itu. Sama seperti kamu menembak seseorang dan kemudian jadian, kamu harus bertanggung jawab untuk ngajak si dia jalan berdua, setidaknya seminggu sekali menunaikan kewajiban kamu sebagai seorang pacar yang romantis. Tapi kamu harus ingat, menjadi hebat pada semua bidang itu tidak mungkin, namun berusaha maksimal itu perlu. Cerdas, tampan/cantik, dan romantis itu sulit jadi kenyataan, kamu hanya bisa jadi sedikit cerdas dan “tampak” tampan/cantik atau cerdas dan romantis tapi tidak tampan/cantik. Itu maksimal.
Kesiapan
Hal ini biasanya luput dari pertimbangan. Memaksakan diri untuk kuliah padahal kamu belum punya kesiapan untuk itu bisa berakibat buruk. Bisa saja kamu belum siap kuliah karena kamu belum move on dari masa SMA dan ingin mengulang kembali segala kenangan yang ada (cieeeee .... ) . Kalau memang kamu belum memiliki niat untuk segera melanjutkan ke pendidikan tinggi itu tidak apa-apa, hanya saja kamu perlu mempertimbangkan banyak hal. Seperti misalnya pertimbangan ekonomi, politik, atau pun sosial-emosional. Apakah keadaan ekonomi mu sedang buruk jadi sebab kamu tidak niat untuk kuliah, apakah bila kamu menunda kuliah saat ini, ke depannya akan sulit untuk mendapatkan biaya kuliah? Atau bagaimana?
![]() |
| Sumber: indonesiakreatif.net |
![]() |
| Ilustrasi |
Peran serta interaksi para aktor pengembangan ekonomi kreatif pun kebanyakan berlangsung secara subjektif. Hingga akhirnya menstagnankan lini relasi satu sama lain. Dalam hal itu, semestinya pemerintah dapat melihat dan mengambil kebijakan, bukannya memposisikan diri di luar garis sirkulasi kreativitas yang sedang berproses dengan kerumitannya.
![]() |
| Ilustrasi |
Selain itu, Jurgen Habermas pun menjelaskan konsep “Ruang Publik” atau Public Sphere, ialah suatu wilayah dari kehidupan sosial yang dimana hal-hal seperti opini atau gagasan dapat dibentuk oleh masyarakat untuk menangani masalah-masalah kepentingan umum tanpa dikenakan paksaan. Yang kemudian dapat pula mengungkapkan dan mempublikasikan pandangan mereka. (Habermas, 1997: 105 dalam Alan McKee, 2005: 4).
Kasihan! Ibukota provinsi Sulawesi Tengah, Palu, krisis listrik sejak dahulu kala. Ketika ada yang menanyakan tentang Palu, saya sebagai warganya semestinya menceritakan Palu secara terang-terangan. Masalah listrik, tiada matinya.
Sistem kelistrikan Palu yang juga memenuhi sebagian kebutuhan listrik di sejumlah desa Kabupaten Donggala sampai saat ini sangat tergantung pada PLTU, sebab mesin-mesin PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Disel) yang dimiliki PLN rata-rata sudah menurun kemampuannya karena sudah beroperasi diatas 15 tahun.
Namun, jika Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sulewana di Kabupaten Poso dan PLTA Gumbasa di Kabupaten Donggala sudah beroperasi, beberapa kabupaten/kota, termasuk Palu dijamin bebas dari krisis listrik berkepanjangan.
Pembangunan proyek PLTA Sulewana diperkirakan rampung dan sudah mulai mensuplai daya listrik pada akhir 2009 atau awal 2010. Sementara pembangunan PLTA Gumbasa yang memanfaatkan sumber air Danau Lindu baru akan dimulai 2009.
KOMPAS.com - Listrik pasokan PLN di sebagian besar jaringan "Sistem Kelistrikan Palu", Sulawesi Tengah, padam sekitar tujuh jam yaitu sejak Rabu petang hingga Kamis dini hari. Akibatnya, aktivitas keseharian masyarakat setempat menjadi terganggu.
Menurut Dahlan, adalah hal yang sangat tidak wajar jika sampai tahun 2010 ini masih ada wilayah di Indonesia, apalagi ibu kota provinsi, yang tidak memiliki akses listrik. Penjelasan Dahlan terkait dengan kondisi listrik di Palu, Sulawesi Tengah, dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Saking kesalnya, Dahlan bahkan menyatakan berani menandatangani surat keputusan direksi untuk mengatur perjanjian jual beli listrik khusus daerah Palu.
"Ya dalam beberapa hari ini PLTU hanya mampu mensuplai daya tujuh sampai delapan megawatt," katanya.
Dalam kondisi normal, dua unit mesin PLTU di Palu mampu mensuplai daya listrik ke PLN setempat berkisar 22-24 megawatt. Menurut dia, berkurangnya suplai daya dari PLTU karena salah satu dari dua unit tidak beroperasi.
PT Pusaka Jaya Palu Power (PJPP) selaku perusahaan yang mengelolah PLTU sengaja tidak mengoperasikan salah satu mesin PLTU sebab stok batu bara semakin menipis. Sementara kapal tongkang yang mengangkut batu bara untuk kebutuhan PLTU belum tiba.
Jika pasokan batu bara belum juga tiba dalam satu-dua hari kedepan ini, dipastikan pemadaman bergilir aliran listrik di Palu masih terus berlangsung. "Dalam beberapa hari ini masih akan ada pemadaman," kata Walasary.
Memang daya yang disuplai ke PLN hanya sekitar tujuh megawatt, tapi dari pada tidak sama sekali, maka mesin PLTU unit satu tetap dioperasikan, meski hanya mampu mensuplai daya tujuh megawatt. Pengadaan batu bara untuk kebutuhan PLTU Palu sampai saat ini masih ditangani langsung oleh PLN.
Palu - Manager PT PLN Area Palu di Sulawesi Tengah, Suroso mengatakan pemadaman listrik pada Rabu (14/11) malam akibat adanya gangguan pada salah satu gardu di Kecamatan Palu Selatan. Akibatnya, kata Suroso, Kamis sebagian Kota Palu dan beberapa desa di Kabupaten Sigi selama beberapa jam tidak mendapat pasokan listrik.
"Bukan hanya di Palu, tetapi sampai di Kecamatan Kulawi dan Palolo juga listrik padam," katanya.
Ia menjelaskan, padamnya listrik karena adanya gangguan busbar gardu hubung di wilayah Maesa, Kelurahan Lolu, Kecamatan Palu Selatan. Gangguan cukup parah sehingga untuk memperbaikinya dibutuhkan waktu berjam-jam.
Atas pemadaman tersebut, seluruh managemen PLN Area Palu menyampaikan permohonan maaf bagi masyarakat di Kota Palu maupun sejumlah desa di Kecamatan Palolo dan Kulawi, Kabupaten Sigi yang tidak mendapatkan pasokan listrik selama beberapa jam.
Sistem kelistrikan di Kota Palu dan beberapa kabupaten tetangga saat ini masih disuplai dari lima unit pembangkit PLTU Mpanau, PLTD Silae, mesin Sewatama, mesin Sewa Anggreko dan PLTD Parigi. Dari berbagai pembangkit itu telah terpasang daya hingga 103 megawatt, namun daya yang mampu dihasilkan hanya 77 Megawatt.
Pemadaman listrik terjadi hampir merata di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini. Bahkan, pemadaman listrik terjadi beberapa kali di sejumlah wilayah sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
"Masa, lampu menyala hanya sekitar 30 menit, setelah itu padam lagi hingga berjam-jam," kata Santi, seorang warga Palu Barat. Dia menilai pemadaman listrik hingga belasan jam tersebut sudah tidak wajar, karena kegiatan rumah tangga nyaris lumpuh karena tidak ada aliran listrik.
Ronny, warga lainnya, berharap PLN bisa bertanggung jawab dan menjelaskan apa yang terjadi sehingga terjadi pemadaman listrik hingga sekitar 10 jam. Menurutnya, PLN harus profesional karena selama ini `rajin` melakukan pemutusan sambungan listrik pelanggan yang menunggak membayar rekening. "Jangan hanya rajin memutus sambungan listrik, tapi pelayanan kepada pelanggan tidak diperbaiki," katanya.
Informasi yang dihimpun di PLN Palu menyebutkan, pemadaman listrik yang terjadi hingga berjam-jam itu disebabkan adanya gardu listrik yang rusak. Sambil memperbaiki gardu tersebut, PLN melakukan pemadaman listrik secara bergilir agar tidak terjadi pemadaman total di Kota Palu.
Biasanya PLN Palu memberikan informasi terlebih dahulu melalui surat kabar jika akan melakukan pemadaman bergilir. Namun menurut PLN Palu sebelumnya telah mengumumkan akan memberlakukan pemadaman bergilir di sebagian besar wilayah di Kota Palu pada 4-8 Januari 2013 karena adanya perawatan berkala.
Sementara Evi, warga Palu Barat, mengaku sudah mulai terbiasa dengan pemadaman listrik bergilir di wilayahnya. "Untuk apa mengeluh, percuma. Nanti listrik juga pasti menyala," katanya.
Pada awal Desember 2012, pemadaman listrik di Kota Palu hingga selama 12 jam akibat penyambungan aliran gardu induk."Seharusnya setelah penyambungan itu, tidak ada lagi pemadaman," kata Evi.
Sistem kelistrikan di Kota Palu dan beberapa kabupaten tetangga saat ini masih disuplai dari lima unit pembangkit PLTU Palu, PLTD Silae, mesin Sewatama, mesin Sewa Anggreko dan PLTD Parigi. Dari berbagai pembangkit itu telah terpasang daya hingga 103 megawatt, namun daya yang mampu dihasilkan hanya sekitar 77 Megawatt.
Manager PT PLN Area Palu, Suroso di Palu, Jumat mengatakan pemadaman bergilir dilakukan karena sistem kelistrikan Palu mengalami defisit daya listrik yang cukup besar.
"Kita kekurangan daya karena PLTU yang selama ini mensuplai daya 26 MW (megawatt) setiap harinya, kini hanya mampu mempasok sekitar 17 MW," katanya.
Sementara, PLN sendiri tidak memiliki cadangan pembangkit yang sewaktu-waktu dapat dioperasikan untuk menutupi kekurangan pasokan dari PLTU. PLN Palu masih sangat bergantung kepada PLTU dalam hal pasokan daya listrik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Karena daya listrik yang dihasilkan sejumlah mesin Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) milik PLN maupun mesin sewa dari pihak swasta belum memadai.
Jika PLTA Poso 3 yang berkapasitas 195 MW sudah mensuplai daya listrik ke Palu, dipastikan tidak akan pernah lagi pemadaman bergilir. Sesuai rencana, PLN akan mendapat pasokan daya listrik dari PLTA Poso 3 sebesar 60 MW. Sekarang ini tinggal menunggu rampungnya pembangunan jaringan transmisi dari Poso ke Palu.
Sistem kelistrikan Palu selama ini juga melayani kebutuhan listrik masyarakat di Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong. Jumlah pelanggan listrik untuk sistem Palu saat ini mencapai 255.000 pelanggan.
Pada Sabtu, pemadaman di Kecamatan Tatanga terjadi dua kali pada siang hari dan sekali pada malam hari dengan selisih beberapa jam. Setiap pemadaman berlangsung dua-tiga jam. Sejumlah pedagang juga mengeluhkan pemadaman listrik yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir karena kinerja lemari pendingin makanan dan minuman terganggu.
Sebelumnya, Pemimpin PLN Cabang Palu Novalince Pamuso mengatakan salah satu mesin PLTU Mpanau mengalami kerusakan sehingga sistem kelistrikan di Kota Palu dan sebagian daerah tetangga terganggu.
PLTU Mpanau adalah penyuplai daya listrik terbesar di Ibu Kota Sulawesi Tengah dengan daya 2 x 13,5 MW. PLTU Mpanau yang dikelola PT Pusaka Jaya Palu Power mengalami kerusakan pada mesin "boiler" sehingga suplai listrik terganggu.
"Akibatnya kita kehilangan daya yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan listrik yang mencapai 50 - 60 MW pada saat beban puncak pukul 18.00-22.00," katanya.
PLN Cabang Palu sendiri melayani hampir 300.000 pelanggan di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan sebagian di Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong.
REPUBLIKA.CO.ID, PALU - Pelanggan listrik di Kota Palu, Sulawesi Tengah mengeluhkan pemadaman, yang sudah berlangsung lebih dari sebulan terakhir ini, semakin tak beraturan.
"Listrik padam tidak lagi sesuai dengan jadwal pemadaman yang diberlakukan PLN," kata Marthen, seorang tukang mebel di Palu, Kamis. Ia mengatakan dalam sehari sampai beberapa kali listrik padam.
Ditambah lagi, listrik padam hingga berjam-jam sehingga merugikan konsumen.
Menurut dia, awalnya, pemadaman listrik hanya berlangsung selama tiga jam dalam sehari siang atau malam hari. "Tapi akhir-akhir ini sampai enam jam listrik padam," keluhnya.
Selama pemberlakukan pemadaman bergilir, banyak buruh yang menganggur sementara, karena tidak bisa bekerja. Apalagi, lanjutnya, untuk pekerjaan mebel yang hanya dilakukan pada siang hari.
Manager PT PLN Area Palu, Novalince sebelumnya mengatakan pemadaman bergilir yang terjadi akibat dari sistem kelistrikan Palu mengalami defisit daya cukup besar.
"Kami kehilangan daya hingga 15 megawatt karena sejumlah pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Silae Palu mengalami gangguan dan sedang dalam perbaikan," katanya.
Menurut dia, seandainya sistem Palu sudah mendapat pasokan daya dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso-3, maka Palu tidak lagi krisis listrik. Suplai daya listrik dari PLTA Poso-3 diharapkan terealisasi dalam waktu dekat ini.
Palu, (antarasulteng.com) - Manager PT PLN Area Palu Sulawesi Tengah Novalince mengatakan, pemadaman listrik di Palu yang berlangsung lebih sebulan terakhir, kini sudah berakhir dengan masuknya suplai daya PLTA Sulewana Poso.
"Hari ini dijamin tidak ada lagi pemadaman bergilir," katanya di lokasi gardu induk jaringan transmisi PLN di Sidera, Kabupaten Sigi.
Ia mengatakan, tahap pertama suplai daya listrik dari PLTA Sulewana Poso ke gardu induk PLN di Sidera baru sekitar 24 megawaat (MW). Sebelum daya masuk ke sistem kelistrikan Palu, kata Novalince telah dilakukan uji coba pada Minggu (8/3) dan berjalan lancar.
Uji coba berjalan baik sesuai dengan rencana dan mulai Senin sore ini daya listrik PLTA Poso sudah langsung terkoneksi dengan jaringan listrik milik PT PLN Area Palu. Dengan suplai daya sebesar 24 MW, paling tidak untuk sementara ini sistem kelistrikan Palu sudah bisa bernafas sedikit. Artinya, tingkat pemadaman sudah semakin kecil, jika terjadi gangguan pada sejumlah mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) maupun PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) milik PT PJPP (Pustaka Jaya Palu Power).
Semula, PLN menargetkan suplai daya dari PLTA Poso pada akhir Februari 2015, namun baru terealisasi pekan kedua Maret 2015. Keterlambatan tersebut dikarenakan berbagai faktor, termasuk di antaranya kondisi cuaca yang tidak mendukung. Akibat cuaca tidak mendukung menghambat proses pembangunan transmisi dan jaringan di lokasi gardu induk PLN di Desa Sidera.
Wali Kota Palu, Rusdi Mastura mengatakan, cukup lama menanti suplai daya dari PLTA Poso. Kini sistem kelistrikan Palu yang selama ini melayani kebutuhan listrik di Kabupaten Sigi, Donggala dan sebagian desa di Kabupaten Parigi Moutong dan Kota Palu tidak lagi kekurangan daya. Meski baru 24 MW daya yang disuplai PLTA ke PLN Palu, namun daya sebesar itu sangat membantu PLN dalam memenuhi permintaan daya listrik di Ibu Kota Provinsi Sulteng itu.
Palu, (antarasulteng.com) - Pemberlakukan pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, termasuk di ibu kota provinsi masih berlanjut, kata manager PT PLN Area Palu, Novalince.
Akibat dari kerusakan tiga tower PLTA Poso beberapa waktu lalu, dan saat ini masih dalam perbaikan, sejumlah wilayah, termasuk Poso dilakukan pemadaman. Bahkan, kata Novalince, tingkat pemadaman di daerah itu terbilang sangat parah. Siang maupun malam padam total.
Sementara daerah lain yang juga terkenak dampak pemadaman bergilir adalah sebagian desa di Kabupaten Parigi Moutong, Sigi dan Donggala. Khusus tiga daerah tersebut, tingkat pemadaman bergilir sama seperti yang diterapkan di Kota Palu yaitu setiap enam jam listrik padam.
Namun jika perbaikan sudah selesai dan pasokan daya dari PLTA Poso ke Gardu Induk (GI) Sidera sebasar 24 megawatt (MW) kembali normal,PLN dipastikan tidak lagi memberlakukan program pemadaman listrik.
Akan tetapi, meski suplai daya PLTA sudah kembali normal, namun terjadi gangguan pada salah satu dari dua unit mesin pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mpanau, maka dengan sangat beras hati, PLN pasti memberlakukan kembali pemadaman.
Itu disebabkan karena PLN sendiri belum punya mesin pembangkit cadangan yang sewaktu-waktu digunakan jika terjadi gangguan pada PLTA dan PLTU. PLN Area Palu selama ini mensupli daya kepada masyarakat mengandalkan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD), PLTU dan PLTA Poso.
TEMPO.CO, Jakarta - Manager PLN Wilayah Palu Novalince Pamuso mengatakan Palu dan sekitarnya akan bebas pemadaman listrik pada 2017. "Pemadaman listrik terjadi karena kemampuan daya sekarang terbilang belum memadai," ucapnya di Palu, Senin, 1 Februari 2016.
Saat ini manajemen PLN sedang menunggu beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit III dan IV. Unit pembangkit tersebut saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. Jika semua berjalan dengan normal, PLTU Unit III akan mulai beroperasi sekitar Juni 2016 dan PLTU Unit IV akhir 2016.
Pasokan listrik nantinya akan ditambah dari PLTA Sulewana Poso. Jadi, awal 2017, krisis listrik di Sulawesi Tengah akan teratasi. Selama ini, pasokan listrik di Palu dan sekitarnya mengandalkan pembangkit diesel yang mulai menurun kemampuan suplainya.
Bisnis.com, JAKARTA - Upaya PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk percepatan pemulihan pasokan listrik di Palu, akan menyebabkan pemadaman bergilir di wilayah tersebut.
Untuk proses penambahan daya pembangkit dari unit 3 & 4, pihak pengelola PLTU Mpanau memerlukan pekerjaan instalasi penyambungan kabel dan power serta pemipaan yang menyebabkan unit 1 & 2 PLTU Mpanau harus berhenti beroperasi (shut down) selama kurang lebih 5 hari, mulai tanggal 9 hingga 13 April 2016. Adapun PLN menyampaikan permohonan maafnya atas ketidaknyamanan yang dialami seluruh warga kota Palu dan sekitarnya.
"Suplai listrik di Kota Palu dan beberapa kota di sekitarnya saat ini memang masih mengalami defisit daya yang mengharuskan kami untuk menempuh langkah berupa pengaturan beban sehingga suplai listrik kepada pelanggan disesuaikan dengan kemampuan pembangkit yang beroperasi" ujar Baringin Nababan, GM PLN Suluttenggo dalam rilisnya yang diterima Bisnis, Sabtu (9/4).







